Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-03 12:41:05【Kabar Kuliner】509 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(59)
Sebelumnya: KPK tangkap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dalam OTT
Selanjutnya: Singapura tarik produk kismis usai ditemukan alergen
Artikel Terkait
- BGN bilang Bali masih butuh banyak SPPG untuk layani MBG
- Membaca arah masa depan Koperasi Desa Merah Putih
- Perjanjian Australia–PNG buka peluang kerja sama dengan Indonesia
- Ahli kemukakan tiap individu butuhkan nutrisi yang berbeda
- Asa yang tumbuh kembali di Sekolah Rakyat Makassar
- Utusan Abbas: Palestina butuh dukungan, bukan pasukan internasional
- CreAsia Studio dan TrueVisions NOW Perluas Waralaba 'My Chef in Crime' ke Thailand
- Pengelola SPPG sampaikan permintaan maaf atas insiden keracunan masal
- Polda Kepri periksa tujuh ABK Kapal Shing Xing dalam dugaan TPPO
- Simak sejarah dan tujuan diperingatinya Hari Pangan Sedunia
Resep Populer
Rekomendasi

Pemkot Jakbar tindaklanjuti kasus keracunan MBG di SDN Meruya Selatan

Deputi BGN tinjau SPPG di Banyuwangi, ingatkan standar Program MBG

Prabowo perketat SOP MBG, cegah insiden keracunan hingga "zero" kasus

BGN sebut MBG telah serap satu juta tenaga kerja

Kemnaker mulai buka pendaftaran peserta Magang Nasional Batch 2

Gastrodiplomasi lewat cilok dan seblak

Undip canangkan gerakan "zero waste" lewat daur ulang sampah

Pemkot Palu: Penerapan standar MBG solusi hindari keracunan makanan